Menurut Kantor Berita ABNA,Sayid Ebrahim Raisi, Selasa (2/6) menyinggung demonstrasi terbaru di kota-kota Amerika Serikat dan menuturkan, perilaku polisi Amerika terhadap warga kulit hitam, mengungkap wajah Amerika yang sebenarnya.
Ketua Mahkamah Agung Iran menambahkan, para pengklaim pembela hak asasi manusia diam di hadapan penumpasan HAM di Amerika.
"Bukan sekadar soal warna kulit, rasisme di Amerika sudah sedemikian terorganisir," pungkasnya. (HS)